Sendang - Warga Desa Sendang melaksanakan tradisi sedekah bumi, kundangan bersama di Punden Desa, Rabu (21/05/2025). Warga membawa berkatan (berisi makanan dan jajanan) untuk dido'akan dan dimakan bersama. Selain kegiatan kundangan juga diselenggarakan Kesenian Ketoprak.
Kesenian ketoprak adalah pertunjukan teater tradisional Jawa yang menampilkan unsur dialog, tembang (nyanyian), dan unsur komedi (dagelan). Pertunjukan ini biasanya diiringi musik gamelan dan melibatkan pemain laki-laki dan perempuan. Ketoprak sering menampilkan cerita-cerita rakyat, legenda, atau kisah kepahlawanan Jawa.
Kepala Desa Sendang menyampaikan, tradisi sedekah bumi merupakan perwujudan rasa syukur atas nikmat dan karunia yang diberikan oleh Tuhan. Sedekah bumi, juga diartikan sebagai sarana memanjatkan doa, agar selalu diberi keselamatan dan dijauhkan dari bencana.
"Sedekah bumi merupakan ritual atau upacara sebagai bentuk rasa syukur masyarakat yang telah berlangsung ratusan tahun. Ritual sedekah bumi dipercaya kebanyakan orang berawal dari penyebaran agama Islam di Pulau Jawa. Salah satu tokoh penyebaran Islam di Nusantara adalah Sunan Kalijaga yang berdakwah melalui media pagelaran wayang kulit," ungkap Kepala Desa Sendang.
Prosesi sedekah bumi di Desa Sendang Tahun 2025
1. Pelaksanaan Tahtimul Qur'an Binnadzor dan Pengajian Umum di Makam Umum Desa Selatan (19/20/2025).
2. Penyelenggaraan Kesenian Ketoprak sehari semalam (20/05/2025).
3. Kundangan bersama di Punden Desa (21/05/2025)
Harapan sedekah bumi Desa Sendang adalah warga Desa Sendang gemah ripah loh jinawe toto tentrem kerto raharjo.
(Sistem Informasi Desa / Maskuri)