Sistem Informasi Desa (SID) Desa Sendang - Berdirinya Desa Sendang tidak terlepas dari peran para leluhur yang pertama kali membuka dan membabat alas di wilayah ini. Berdasarkan cerita tutur yang diwariskan secara turun-temurun, tokoh yang menjadi cikal bakal Desa Sendang adalah Simbah Damar, Simbah Sono, dan Simbah Gepeng. Ketiga tokoh tersebut dikenal sebagai perintis yang memiliki keberanian, keteguhan, dan keikhlasan dalam mengawali terbentuknya permukiman di wilayah Sendang.
Pada masa awal pembukaan wilayah, Desa Sendang masih berupa hutan lebat dengan sumber daya alam yang belum tersentuh. Melalui kerja keras dan semangat kebersamaan, para pendiri desa membuka lahan, menata pemukiman, serta memanfaatkan potensi alam untuk menunjang kehidupan masyarakat. Selain itu, para perintis diyakini memiliki kearifan dalam menjaga keseimbangan antara manusia dan alam, sehingga keberlangsungan lingkungan tetap terpelihara.
Nama “Sendang” diyakini berasal dari keberadaan sumber mata air (sendang) yang sejak dahulu menjadi pusat kehidupan masyarakat. Sumber air tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, pengairan pertanian, dan menjadi simbol keberlangsungan hidup warga. Hingga saat ini, keberadaan sendang tersebut masih dihormati dan dianggap sebagai bagian penting dari identitas desa.
Seiring berjalannya waktu, wilayah ini semakin ramai oleh keturunan para perintis serta para pendatang yang kemudian menetap dan membaur dengan masyarakat setempat. Kehidupan bermasyarakat tumbuh dengan semangat gotong royong, baik dalam aspek pertanian, sosial, maupun kebudayaan. Rasa hormat terhadap leluhur, khususnya kepada Simbah Damar, Simbah Sono, dan Simbah Gepeng, senantiasa dilestarikan melalui doa, tradisi, dan berbagai bentuk penghormatan lainnya.
Dengan demikian, sejarah berdirinya Desa Sendang merupakan hasil dari perjuangan dan pengorbanan para perintis yang menjadi dasar terbentuknya kehidupan bermasyarakat hingga saat ini. Nilai-nilai kebersamaan, kerja keras, dan penghormatan terhadap leluhur tetap menjadi pijakan penting bagi masyarakat Desa Sendang dalam menjaga kelestarian budaya dan pembangunan desa di masa mendatang.