Rembang, 30 Oktober 2025 — Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Kader Telponi AKI-AKB dan Telponi Stunting bertempat di Hotel Gajahmada Rembang. Kegiatan ini diikuti oleh para Ketua kader Telponi dan Ketua KPM dari wilayah Kecamatan Kragan dak Kecamatan lainnya, dengan tujuan meningkatkan kapasitas, pengetahuan dan keterampilan dalam penanganan serta pelaporan kasus yang berkaitan dengan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), dan stunting melalui sistem Telponi.
Telponi merupakan inovasi layanan cepat tanggap berbasis telepon yang dikembangkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang untuk mempercepat koordinasi antara kader kesehatan, bidan, dan tenaga medis di lapangan. Melalui sistem ini, diharapkan setiap kejadian risiko tinggi seperti ibu hamil dengan komplikasi, bayi gizi buruk, maupun indikasi stunting dapat segera tertangani dengan tepat waktu.
Dalam sambutannya, perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari upaya bersama pemerintah daerah untuk menekan angka kematian ibu dan bayi, serta mempercepat penurunan kasus stunting di Kabupaten Rembang. Kader diharapkan menjadi ujung tombak dalam mendeteksi dini dan melaporkan setiap kasus yang berpotensi membahayakan kesehatan ibu dan anak di wilayahnya.
Peserta pelatihan mendapatkan materi mengenai tata cara penggunaan aplikasi dan sistem pelaporan Telponi, prosedur penanganan kasus darurat, serta strategi komunikasi efektif antara kader, bidan desa, dan petugas puskesmas.
Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh kader di wilayah Kecamatan Kragan dapat lebih responsif dan terampil dalam menjalankan peran mereka sebagai garda terdepan dalam upaya penurunan AKI, AKB, dan stunting di Kabupaten Rembang.