Sistem Informasi Desa (SID) Desa Sendang - Upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat terus dilakukan melalui berbagai program yang terarah dan berkelanjutan. Salah satu fokus penting adalah peningkatan status gizi bagi ibu hamil dan balita guna menekan angka balita bermasalah gizi serta ibu hamil dengan kondisi Kekurangan Energi Kronis (KEK).
Dalam rangka mendukung program pemenuhan Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM), wilayah kerja Puskesmas Kragan II melaksanakan kegiatan pembekalan tim pelaksana dalam penyiapan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal pada tanggal 12 Maret 2026 bertempat di Aula Puskesmas Kragan II. Program ini didukung melalui Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Tahun 2026 sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat intervensi gizi di tingkat desa.
Kegiatan pembekalan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para pelaksana di lapangan dalam menyiapkan makanan tambahan yang bergizi, sehat, dan mudah diolah dari bahan pangan lokal yang tersedia di masyarakat. Melalui pendekatan ini, diharapkan program intervensi gizi dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, serta berkelanjutan karena memanfaatkan potensi pangan yang ada di lingkungan sekitar.
Program ini menyasar dua kelompok utama, yaitu ibu hamil dengan risiko KEK maupun yang sudah mengalami KEK, serta balita dengan masalah gizi. Dengan pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal yang terencana dan terukur, diharapkan dapat membantu meningkatkan asupan gizi sehingga kondisi kesehatan ibu hamil dan balita dapat membaik.
Kegiatan pembekalan tersebut diikuti oleh berbagai unsur pelaksana dari tingkat kabupaten/kota hingga puskesmas. Dari tingkat desa, turut hadir perwakilan yang memiliki peran penting dalam pelaksanaan program kesehatan masyarakat, yaitu Ketua TP PKK Desa, Ketua Pokja IV PKK, Kader Sub PPKBD, Kader Pembangunan Manusia (KPM), serta Kader Telponi. Kehadiran para kader ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi serta mempercepat implementasi program di tingkat desa.
Para peserta mendapatkan materi mengenai pentingnya pemenuhan gizi bagi ibu hamil dan balita, teknik pengolahan makanan tambahan berbasis bahan lokal, serta strategi pendampingan kepada keluarga sasaran agar program dapat berjalan secara optimal.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para kader desa dapat menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi keluarga. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu menurunkan angka balita bermasalah gizi serta kasus ibu hamil KEK di wilayah kerja Puskesmas Kragan II.
Sinergi antara tenaga kesehatan, pemerintah desa, kader kesehatan, serta masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini. Dengan komitmen bersama, peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak di wilayah Kecamatan Kragan diharapkan dapat terus meningkat demi mewujudkan generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas di masa depan.