REMBANG – Dalam rangka memperkuat pelayanan kesehatan di tingkat desa, Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang menyelenggarakan "Pelatihan Keterampilan Kader Secara Hybrid Kabupaten Rembang Tahun 2026". Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak pada Rabu, 17 Juni 2026, yang berpusat di Aston Inn dan disiarkan secara daring ke 16 lokasi/puskesmas di wilayah Kabupaten Rembang.
Acara diawali pada pukul 08.00 WIB dengan agenda pendaftaran peserta dan pelaksanaan pre-test untuk mengukur pemahaman awal para kader. Sesi ini dipandu langsung oleh Tim Fasilitator Puskesmas dan TPP Kesmas.
Transformasi Layanan Primer di Posyandu
Pelatihan dibuka secara resmi pada pukul 08.30 WIB oleh Kepala DKK / Kabid Kesmas yang menyampaikan kebijakan mengenai "Transformasi Layanan Primer di Posyandu". Kebijakan ini menekankan pentingnya standarisasi pelayanan kesehatan yang mencakup seluruh siklus hidup manusia.
Materi inti pelatihan dibagi menjadi lima klaster layanan dasar yang disampaikan oleh para ahli dan praktisi kesehatan dari berbagai puskesmas secara hybrid:
- Layanan Ibu Hamil & Menyusui: Disampaikan oleh Shinta Novita Sari, S.Tr.Keb (Puskesmas Sarang 2).
- Layanan Bayi & Balita: Disampaikan oleh Siti Rofiatun, S.Gz. (Puskesmas Kaliori).
- Layanan Anak Usia Sekolah & Remaja: Disampaikan oleh Rina Hendriastuti, SKM (Puskesmas Gunem).
- Layanan Usia Produktif & Lansia: Disampaikan oleh Sarwoodo Mugiono, SKM (Puskesmas Bulu).
- Keterampilan Pengelolaan Posyandu: Disampaikan oleh Iskodariyah, SKM (Puskesmas Sulang) guna membekali kader dengan kecakapan tata kelola administrasi dan praktik lapangan.
Praktik Lapangan dan Evaluasi
Memasuki siang hari, para kader di 16 lokasi melaksanakan sesi "Praktek Hari Buka dan Kunjungan Rumah" pada pukul 11.30 hingga 13.00 WIB. Agenda ini bertujuan agar peserta dapat langsung mengaplikasikan teori intervensi kesehatan yang telah dipelajari di lingkungan masyarakat.
Kegiatan pelatihan diakhiri dengan pengerjaan post-test untuk mengevaluasi peningkatan kompetensi peserta, sebelum akhirnya ditutup secara resmi oleh Fasilitator Puskesmas dan TPP Kesmas. Melalui pelatihan terintegrasi ini, kualitas pelayanan Posyandu di Kabupaten Rembang diharapkan dapat semakin prima, responsif, dan berdampak nyata bagi kesehatan masyarakat.