Sendang, 16 Juni 2026 – Pemerintah Desa Sendang bersama seluruh warga melaksanakan tradisi Barikan Suro pada Senin (15/6/2026) selepas salat Magrib. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan masing-masing ini merupakan wujud nyata pelestarian budaya Jawa sekaligus ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Dalam pelaksanaannya, warga membawa berbagai hidangan tradisional seperti tumpeng, bubur, jajanan pasar, buah-buahan, serta aneka makanan lainnya untuk didoakan bersama. Setelah doa bersama dipanjatkan, makanan tersebut dinikmati secara bersama-sama sebagai simbol kebersamaan, kerukunan, dan rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan.
Tradisi Barikan Suro merupakan salah satu kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh para leluhur. Selain sebagai sarana doa bersama memohon keselamatan dan keberkahan di tahun baru Jawa dan Islam, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Pemerintah Desa Sendang mengapresiasi antusiasme masyarakat yang terus menjaga dan melestarikan tradisi budaya daerah. Di tengah perkembangan zaman yang semakin modern, keberlangsungan tradisi seperti Barikan Suro menjadi bukti bahwa masyarakat Desa Sendang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya, gotong royong, dan kebersamaan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat uri-uri budaya Jawa terus tumbuh dan diwariskan kepada generasi muda agar tradisi luhur yang menjadi identitas masyarakat tetap lestari sepanjang masa. Semangat kebersamaan yang tercermin dalam Barikan Suro menjadi kekuatan sosial yang memperkokoh persatuan dan keharmonisan warga Desa Sendang.